Wanita Perhimpunan Sarjana Hukum

Nannie Hadi Tjahjanto: Ketika Kepemimpinan Perempuan Berarti Memberi Dampak

Nannie Hadi Tjahjanto: When Women’s Leadership Means Creating Impact

Setiap perjalanan kepemimpinan memiliki ceritanya sendiri. Bagi Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH., perjalanan itu tumbuh dari pengalaman panjang dalam organisasi perempuan hingga akhirnya dipercaya memimpin Kongres Wanita Indonesia (KOWANI).

Pada 4 Oktober 2026, keluarga besar Wanita PERSAHI menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH. Lebih dari sekadar sebuah peringatan, momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan panjang seorang perempuan yang terus mengambil peran dalam pemberdayaan, kepemimpinan, dan pengabdian.

Perjalanan tersebut tidak hadir dalam satu langkah. Ia terbentuk dari pengalaman, tanggung jawab, serta keterlibatan dalam berbagai organisasi perempuan. Dari perjalanan itu pula, Nannie menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan bukan semata-mata tentang posisi yang ditempati, melainkan tentang nilai dan dampak yang dapat diberikan.

Pandangan tersebut tercermin ketika Nannie berbicara mengenai kepemimpinan perempuan dalam sebuah forum yang membahas penguatan kapasitas perempuan dan lahirnya pemimpin-pemimpin muda.

Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH., Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029
Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH., Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029.
“Kepemimpinan perempuan bukan hanya posisi yang akan ditempatkan, tapi dampak apa yang akan diciptakan.” — Nannie Hadi Tjahjanto, SH.

Kalimat tersebut terasa sederhana, tetapi menyimpan cara pandang yang kuat. Kepemimpinan tidak berhenti pada jabatan atau gelar. Ia menemukan maknanya ketika kehadiran seseorang mampu membuka ruang, memperluas kesempatan, dan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan.

Perjalanan Nannie sendiri memperlihatkan proses tersebut. Sebelum dipercaya memimpin KOWANI, ia pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Dharma Pertiwi masa bakti 2017–2021. Peran itu menjadi bagian penting dari pengalaman panjangnya dalam organisasi perempuan dan pemberdayaan keluarga besar TNI.

Dalam perjalanan berikutnya, ketika mendampingi suaminya, Hadi Tjahjanto, dalam tugas sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional serta kemudian sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, kiprah Nannie dalam berbagai kegiatan perempuan dan sosial terus berlanjut.

Pengalaman yang dibangun dari berbagai ruang pengabdian tersebut kemudian membawanya pada amanah yang lebih luas di tingkat nasional. Dalam Kongres XXVI KOWANI yang berlangsung pada 4–5 Desember 2024, Nannie Hadi Tjahjanto ditetapkan sebagai Ketua Umum KOWANI untuk masa bakti 2024–2029.

Amanah tersebut membawa agenda yang tidak kecil: memperluas akses perempuan terhadap pendidikan, kesehatan, perlindungan, kemandirian ekonomi, kewirausahaan, serta memperkuat kemitraan lintas sektor agar perempuan dapat mengambil bagian secara penuh dalam pembangunan.

“Kowani tetap pada jalurnya. Kami ingin membangun kemitraan yang memperluas akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan agar perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan berkelanjutan.” — Nannie Hadi Tjahjanto, SH.

Pernyataan tersebut memperlihatkan arah kepemimpinan yang menempatkan perempuan bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian penting dari proses pembangunan. Akses, kesempatan, perlindungan, dan kemitraan menjadi bagian dari upaya agar perempuan dapat tumbuh dan berkontribusi secara lebih luas.

Perjalanan Nannie juga memiliki hubungan yang erat dengan Wanita PERSAHI. Dengan latar belakang hukum dan pengalaman panjang dalam organisasi perempuan, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas Wanita PERSAHI.

Posisi tersebut menjadi bagian dari hubungan yang lebih luas antara Wanita PERSAHI dan gerakan perempuan Indonesia. Sebagai organisasi yang menghimpun para perempuan sarjana hukum, Wanita PERSAHI terus mengambil bagian dalam memperkuat peran perempuan, termasuk melalui jaringan dan kemitraan dalam gerakan perempuan nasional.

Karena itu, ucapan ulang tahun hari ini bukan sekadar ucapan seremonial. Ia menjadi ungkapan penghargaan atas sebuah perjalanan yang panjang—dari pengalaman memimpin organisasi perempuan, menjalankan berbagai tanggung jawab sosial, hingga akhirnya dipercaya membawa KOWANI dalam masa bakti 2024–2029.

Dari Dharma Pertiwi menuju KOWANI, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan tumbuh melalui pengalaman, tanggung jawab, kolaborasi, dan kesediaan untuk terus belajar. Jabatan mungkin memiliki masa bakti, tetapi pengalaman, gagasan, dan kontribusi yang diberikan dapat meninggalkan jejak yang jauh lebih panjang.

Selamat ulang tahun, Ibu Nannie Hadi Tjahjanto, SH. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan setiap amanah, serta terus menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk hadir, bergerak, dan menciptakan dampak nyata.

Every leadership journey has its own story. For Nannie Hadi Tjahjanto, SH., that journey has been shaped by years of experience in women’s organisations and has ultimately led her to the leadership of the Indonesian Women’s Congress (KOWANI).

On 4 October 2026, the Wanita PERSAHI family extends its warmest birthday wishes to Nannie Hadi Tjahjanto, SH. More than a personal milestone, the occasion offers an opportunity to reflect on the journey of a woman whose work has continued to contribute to women’s empowerment, leadership and service.

That journey was not shaped by a single role or moment. It has grown through years of experience, responsibility and engagement in women’s organisations. Along the way, Nannie has demonstrated a view of leadership that goes beyond holding a position to creating value and meaningful impact.

This perspective was reflected when Nannie spoke about women’s leadership at a forum focused on strengthening women’s capacity and nurturing a new generation of leaders.

Nannie Hadi Tjahjanto, SH., Chairperson of KOWANI for the 2024–2029 term
Nannie Hadi Tjahjanto, SH., Chairperson of KOWANI for the 2024–2029 term.
“Women’s leadership is not simply about the position one is given, but about the impact one creates.” — English rendering of Nannie Hadi Tjahjanto’s statement

The thought may sound simple, but it carries a powerful message. Leadership is not defined solely by titles or positions. Its true meaning lies in the ability to create space, widen opportunities and bring about change that people can genuinely experience.

Nannie’s own journey reflects that process. Before taking on the leadership of KOWANI, she served as Chairperson of Dharma Pertiwi for the 2017–2021 term, an important chapter in her long experience of working within women’s organisations and supporting the wider TNI family community.

In the years that followed, while accompanying her husband, Hadi Tjahjanto, during his service as Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency and later as Coordinating Minister for Political, Legal and Security Affairs, Nannie’s engagement in women’s and social activities continued.

Those experiences eventually led to a broader national responsibility. At the 26th Congress of KOWANI, held on 4–5 December 2024, Nannie Hadi Tjahjanto was appointed as Chairperson of KOWANI for the 2024–2029 term.

The responsibility carries a broad agenda: expanding women’s access to education, healthcare and protection, strengthening economic independence and entrepreneurship, and building partnerships across sectors so that women can participate fully in national development.

“Kowani remains on its course. We want to build partnerships that expand access to education, health and protection so that women can participate fully in sustainable development.” — English rendering of Nannie Hadi Tjahjanto’s statement

The statement reflects a leadership approach that sees women not merely as beneficiaries, but as essential participants in the development process. Access, opportunity, protection and partnership are all part of creating an environment in which women can grow and contribute more fully.

Nannie’s journey is also closely connected with Wanita PERSAHI. With a legal background and extensive experience in women’s organisations, she has been entrusted with serving as Chair of the Supervisory Board of Wanita PERSAHI.

Her role also reflects the broader relationship between Wanita PERSAHI and Indonesia’s women’s movement. As an organisation bringing together women with legal backgrounds, Wanita PERSAHI continues to contribute to strengthening women’s roles, including through its networks and partnerships within the national women’s movement.

For this reason, today’s birthday message is more than a ceremonial greeting. It is an expression of appreciation for a long journey—from leading women’s organisations and carrying out various responsibilities in public and social life to being entrusted with the leadership of KOWANI for the 2024–2029 term.

From Dharma Pertiwi to KOWANI, the journey shows how leadership is built through experience, responsibility, collaboration and a willingness to keep learning. Positions may have defined terms, but the experience, ideas and contributions they generate can leave a much longer legacy.

Happy birthday, Nannie Hadi Tjahjanto, SH. May you be blessed with good health, strength and continued success in carrying out every responsibility entrusted to you, and may your journey continue to inspire women across Indonesia to step forward, make a difference and create meaningful impact.