64 Tahun Wanita Persahi: Suarakan Perdamaian Dunia dan Kenang Jasa Hj. Tetty Herawati
JAKARTA. Memasuki usia ke-64 tahun, Wanita Persahi menegaskan peran sosial dan kemanusiaannya melalui aksi kolektif bertajuk “Women Pray for the World Peace: An End to Conflict, Violence, and War”. Agenda yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026 ini menjadi momen penting bagi para perempuan hukum untuk menyuarakan pesan perdamaian di tengah situasi dunia yang penuh tantangan.

Perayaan hari jadi kali ini dilaksanakan beriringan dengan suasana khidmat menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Selain itu, acara ini didedikasikan secara khusus sebagai penghormatan terakhir bagi mendiang Hj. Tetty Herawati binti Hasanuddin Saanin (Hj. Tetty Subroto). Beliau merupakan sosok yang sangat berjasa dalam perkembangan organisasi, pernah mengemban amanah sebagai mantan Ketua Bidang Organisasi dan saat ini menjabat sebagai Anggota Pengawas Wanita Persahi.
Mengenang dalam Doa: Penghormatan bagi Hj. Tetty Herawati

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan acara pengajian bertema “Mengenang Dalam Doa” yang diselenggarakan oleh keluarga Soebroto Hadisoegondo di Masjid Daarut Tauhiid, Cipaku, Jakarta Selatan. Kehadiran jajaran pengurus dari berbagai daerah menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, sekaligus mengirimkan doa terbaik agar almarhumah mendapat tempat termulia di sisi Allah SWT.
Refleksi Kepemimpinan dan Manfaat bagi Masyarakat
Setelah sesi doa di masjid, acara dilanjutkan di Rahayu Kitchen, Senopati, sebagai ruang silaturahmi yang dirangkaikan dengan peringatan Imlek serta Hari Kasih Sayang 2026. Dalam kesempatan ini, para pimpinan Wanita Persahi berbagi pandangan mengenai arah organisasi ke depan:
Pentingnya Keseimbangan Hidup: bu Hendrawati Yuripersana Tobing, SH., MH, Ketua Dewan Penasihat mengingatkan anggota agar tidak hanya ahli di bidang hukum, tetapi juga memiliki “kesadaran kehidupan” dengan menjaga moralitas dan ketakwaan.
Pengabdian Tanpa Pamrih: bu Santi Diansari Hargianto, SH, Ketua Umum Wanita Persahi menekankan bahwa kekuatan organisasi ini terletak pada ketulusan anggotanya dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan.
Membantu Usaha Kecil (UMKM): Tjut Sjahnaz Zahirsjah, SH., MH, Ketua Bidang HAKI memaparkan komitmen organisasi dalam membantu para pelaku usaha kecil melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), agar produk mereka memiliki kepastian hukum untuk berkembang.
Harapan Perdamaian untuk Indonesia dan Dunia
Dalam doa bersama tersebut, Wanita Persahi memohon perlindungan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar senantiasa damai dan dijauhkan dari ancaman konflik global serta peperangan.
Ibu Henny Rahayu Witdarmono, selaku pemilik Rahayu Kitchen, menambahkan bahwa hubungan baik dan silaturahmi antar-anggota adalah rahasia utama Wanita Persahi bisa bertahan dan tetap aktif hingga usia 64 tahun. Silaturahmi dianggap sebagai kunci yang membuat segala tantangan organisasi menjadi mungkin untuk diselesaikan.

Sebagai penutup, Wanita Persahi menyampaikan Selamat menyambut Ramadhan 1447 H bagi seluruh umat Muslim. Diharapkan bulan suci ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama manusia di mana pun berada.
#WanitaPersahi #PerempuanHukum #DoaUntukDunia #Ramadhan1447H #HukumDanKemanusiaan







