JURUS STOKAR OPRET: Dari Kenek Oplet ke Bintang Satu TNI AL
JAKARTA – Ada momen haru banget yang terekam saat acara spesial Laksamana Pertama TNI (Purn) Hargianto. Kenapa spesial? Karena beliau merayakan ulang tahun sekaligus meluncurkan buku yang isinya mind-blowing: cerita hidupnya yang inspiratif!
Video yang diunggah di YouTube oleh Santi Diansari Hargianto menangkap puncaknya: saat dua penyanyi muda, Ambun dan Kalingga, membawakan puisi”Ayah”.
Bayangin, di tengah suasana formal acara, tiba-tiba puisi tentang perjuangan ayah diputar. Emosinya langsung terasa! Selama 2 menit 32 detik, puisi itu sukses membuat suasana jadi sendu dan haru, seolah menjadi hadiah paling emosional untuk Laksma Hargianto.
Buku yang Bikin Kita Mikir: Enggak Ada yang Mustahil!
Acara ini diadakan untuk meluncurkan otobiografi beliau yang judulnya super unik: “Stokar Oplet Jadi Komandan Kapal Perang”.
Coba tebak, “Stokar Oplet” itu apa? Itu adalah sebutan untuk kenek angkutan umum (oplet) zaman dulu.
Ya, buku ini benar-benar menceritakan bagaimana seorang anak yang dulunya membantu mencari nafkah sebagai kenek oplet, bisa berubah drastis menjadi Laksamana Bintang Satu di Angkatan Laut Indonesia! Keren banget, kan?
Laksma Hargianto, yang juga punya gelar adat Datuak Bagindo Malano Nan Hitam dari Sumatera Barat, ingin menunjukkan satu hal penting lewat bukunya: Enggak ada kata menyerah!
Pesan Kuat di Balik Lagu “Ayah”
Penampilan puisi “Ayah” di momen peluncuran buku ini punya makna mendalam. Puisi itu seperti merangkum semua perjuangan beliau, mulai dari masa-masa sulit jadi kenek, hingga bisa berdiri gagah sebagai pemimpin kapal perang.
Ini jadi pengingat bagi kita semua, khususnya anak-anak muda, bahwa kisah sukses tidak selalu dimulai dari yang mewah. Justru, kisah perjuangan yang keras, didukung oleh niat kuat dan restu orang tua, bisa membawa kita ke puncak impian.
Intinya, Laksma Hargianto membuktikan, latar belakangmu saat ini tidak menentukan siapa kamu di masa depan. So, keep fighting for your dream!