Menanam Syukur, Memetik Hikmah: Wanita Persahi Menyongsong 2026
Tahun 2025 tidak sekadar berlalu; ia telah membentuk kita melalui serangkaian dinamika yang mendewasakan. Tanpa terasa, kita kembali tiba di pengujung tahun, di mana waktu seolah melambat, mengajak kita untuk sejenak menepi dari rutinitas. Bagi kita di Wanita Persahi, usia emas dan perjalanan panjang sebagai sarjana hukum telah mengajarkan satu hal berharga: bahwa setiap pergantian tahun adalah momen sakral untuk menoleh ke belakang dengan syukur, lalu menatap ke depan dengan doa yang lebih dalam.
Merayakan Kedewasaan dalam Kebersamaan
Jika kita melihat ke belakang, 2025 adalah tahun yang penuh makna bagi organisasi kita. Di sepanjang perjalanannya, ada rasa syukur yang harus kita langitkan atas hadirnya pribadi-pribadi baik yang selama ini menguatkan langkah kita.
Kebahagiaan sejati bagi kita saat ini bukan lagi soal pencapaian yang megah, melainkan tentang harmoni. Indahnya sinergi antara Pengurus Pusat dan Daerah telah membuktikan bahwa Wanita Persahi bukan sekadar organisasi profesi, melainkan sebuah keluarga besar.
Jika sepanjang tahun ini ada rasa lelah yang sempat singgah atau pedih yang mampir tak diundang, mari kita lepaskan semuanya dengan ikhlas. Kita percaya bahwa setiap ujian adalah cara Tuhan untuk memperhalus budi dan memperkokoh kebijaksanaan kita sebagai perempuan yang mendedikasikan hidup pada hukum, keluarga, dan pengabdian.
Menyongsong 2026: Menebar Manfaat di Usia Emas
Memasuki gerbang 2026, semangat kita tidak memudar; ia justru sedang cemerlang-cemerlangnya. Kita berkomitmen untuk menjadikan tahun depan sebagai lembaran yang lebih bermakna dengan visi pengabdian yang tulus:
SADARKUM dengan Hati: Kita akan terus menumbuhkan budaya Sadar Hukum di masyarakat. Bukan dengan cara yang kaku atau menggurui, melainkan dengan optimisme dan sentuhan kasih sayang khas perempuan.
Rumah yang Hangat: Kita pastikan Wanita Persahi tetap menjadi tempat bernaung yang nyaman, di mana setiap anggota bisa saling merangkul, bersinergi, dan bertumbuh bersama.
Menjemput Indonesia Emas: Dengan kearifan yang kita miliki, kita jemput kesuksesan di tahun 2026. Setiap langkah kecil kita hari ini adalah warisan berharga untuk visi besar bangsa, Indonesia Emas.
Harapan dari Kedalaman Hati
Sebagaimana pesan hangat dari Ketua Umum Wanita Persahi, Santi Diansari Hargianto, SH, MH, kebahagiaan sejati itu sederhana: ia lahir dari harmoni yang kita ciptakan bersama-sama.
Mari kita melangkah ke tahun 2026 dengan keyakinan bahwa segala luka di masa lalu akan dibasuh dengan kebahagiaan yang melimpah. Semoga di tahun yang baru, kita dipertemukan dengan lebih banyak hal baik, peluang yang luas, dan keberkahan yang tak putus-putus.
Teruslah menginspirasi, Wanita Persahi.