Wanita Perhimpunan Sarjana Hukum

Dari Hobi Menjadi ‘Rahayu’: Seni Mengelola Rasa dan Silaturahmi ala Henny Rahayu Witdarmono

JAKARTA, wanitapersahi.or.id — Di balik sajian lezat yang dinikmati jajaran pengurus Wanita Persahi di Rahayu Kitchen, Senopati, terdapat sosok Ibu Henny Rahayu Witdarmono yang percaya bahwa makanan adalah jembatan terbaik untuk merawat silaturahmi. Dalam sebuah bincang santai, pemilik restoran yang lebih senang menyebut tempat usahanya sebagai “warung” ini berbagi kisah tentang dedikasi, komitmen, dan persahabatan panjang yang melatari hadirnya Rahayu Kitchen.

Kisah Rahayu Kitchen: Henny Rahayu, Silaturahmi, dan Komitmen Rasa

Berawal dari Hobi, Tumbuh karena Cinta

Perjalanan Rahayu Kitchen bukanlah sebuah ambisi bisnis yang direncanakan secara kaku sejak awal. Ibu Henny menceritakan bahwa usahanya ini tumbuh secara alami dari hobi makan dan memasak. Setelah tugas utamanya membesarkan anak-anak selesai, beliau mencari kesibukan yang bermanfaat melalui dapur.

“Awalnya hanya hobi, lalu ternyata banyak yang suka dan minta dijual,” kenang beliau. Atas dorongan teman-temannya yang ingin terus menikmati masakannya, beliau akhirnya memberanikan diri membuka restoran. Setelah sebelumnya sukses di Jakarta Barat, kini Rahayu Kitchen hadir di lokasi baru di daerah Senopati yang baru berjalan selama lima bulan.

Tantangan Mengelola Sumber Daya Manusia

Membangun bisnis kuliner tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ibu Henny menekankan bahwa aspek sumber daya manusia (SDM) adalah tantangan terbesar. Beliau banyak melibatkan anak-anak muda dan mengaku harus memiliki kesabaran ekstra dalam membimbing mereka.

Di balik sajian lezat yang dinikmati jajaran pengurus Wanita Persahi di Rahayu Kitchen, Senopati, terdapat sosok Ibu Henny Rahayu Witdarmono yang percaya bahwa makanan adalah jembatan terbaik untuk merawat silaturahmi.

Rahasia sukses beliau dalam mengelola tim terletak pada pendekatan personal.

“Saya mengutamakan untuk menyapa mereka secara pribadi, memahami persoalan dan situasi setiap orang,” tuturnya. Baginya, membangun misi bersama dengan staf adalah kunci agar operasional restoran berjalan cepat dan sajian tetap berkualitas.

Jalinan Persahabatan dengan Wanita Persahi

Di balik sajian lezat yang dinikmati jajaran pengurus Wanita Persahi di Rahayu Kitchen, Senopati, terdapat sosok Ibu Henny Rahayu Witdarmono yang percaya bahwa makanan adalah jembatan terbaik untuk merawat silaturahmi.Kehadiran Wanita Persahi di Rahayu Kitchen bukanlah sebuah kebetulan. Ibu Henny memiliki ikatan sejarah yang panjang dengan Ketua Umum Wanita Persahi, Ibu Santi. Jauh sebelum restoran ini berdiri, keduanya telah membangun misi bersama yang berlandaskan cinta tanah air, terutama melalui berbagai kegiatan untuk anak-anak di KPAI.

Pertemuan kembali dengan Ibu Santi menjadi momentum penyatu misi lama mereka. Ibu Henny mengakui bahwa hubungan baik dan silaturahmi yang terjaga adalah “rahasia” mengapa kegiatan besar seperti yang dilakukan Wanita Persahi dapat terlaksana dengan baik.

“Silaturahmi itu membuat semuanya menjadi mungkin, tidak ada yang mahal jika hubungan baik sudah terjaga,” tegasnya.

Pesan untuk Pengusaha Muda: Berani Berkomitmen

Kepada teman-teman yang baru memulai usaha, Ibu Henny menitipkan satu pesan kunci: berani berkomitmen terhadap kualitas. Beliau meyakini bahwa jika barang yang dijual memiliki kualitas baik, diolah dengan cara yang benar, dan disajikan dengan hati, maka pelanggan akan selalu kembali.

“Kita harus percaya bahwa apa yang kami jual memang baik. Jika kualitas itu terjaga, orang akan kangen dan kembali lagi,” pungkasnya menutup perbincangan.

http://wanitapersahi.or.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*